Beranda, Islami, Quotes, Syair, Doa,

Selasa, 06 Januari 2015

Say Good Bye to " GALAU"



Berada di antara orang-orang galau menimbulkan banyak pertanyaan dalam benak saya.
" Apa sih sebenarnya galau itu ? Apakah semua orang pernah merasa galau ? Bagaimana cara mengatasi galau ? "
Begitulah kira-kira beberapa pertanyaan yang sering terlintas dalam pikiran saya.
Well... Untuk kali ini mari kita bahas satu per satu perihal galau tersebut.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi IV (2008), "galau" berarti kacau 9tentang pikiran); "bergalau" berarti kacau tidak karuan (pikiran); dan "kegalauan" berarti sifat (keadaan hal) galau. Jadi galau itu adalah keadaan pikiran disaat kacau atau tidak karuan.
Menurut sya, Galau merupakan suasana hati yang sedang bingung, bimbang atau gelisah.

Galau tidak terbatas oleh usia maupun status social, mulai dari anak-anak sampai orang tua mau pejabat ataupun  rakyat biasa hampir semuanya  pernah merasakan galau. Banyak hal membuat orang menjadi galau. Misalanya Memilih calon pendamping hidup, galau. kelamaan Menjomblo, juga sering jadi galau. Diomelin orang tua atau atasan juga  bikin galau dan lebih parahnya diputusin pacar saja sering membuat para anak remaja galau. Karena hampir setiap orang merasakan galau, maka sebaiknya kita berfokus pada bagaimana cara mengatasi galau tersebut ?

Berikut beberapa cara untuk mengatasi galau :
1. Memohon petunjuk dan berdzikir kepada Allah SWT
 Ketika galau hendaklah meminta petunjuk dan bimbingan kepada Allah SWT dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah, melaksanakan amalan-amalan sunah dan sebagainya. 

2. Instropeksi dan perbaiki diri
Instropeksi atau koreksi diri sendiri. Hal ini dilakukan untuk mencari titik dimana terdapat kekurangan dalam diri yang seharusnya diperbaiki. Dalam menginstropeksi diri ini sebaiknya anda tidak menyalahkan diri sendiri.

3. Bercerita kepada orang terdekat(Sharing)
Sebaiknya kita membagi kegalauan kita kepada orang-orang terdekat dengan kita, seperti orang tua, teman, guru, dan sebagainya. Ceritakan semua yang menjadi kegalaun kita dan mintalah saran kepada mereka. Dengan berbagi cerita maka Insya Allah rasa galau itu akan semakin berkurang.

4. Mencari kesibukan
Ketika galau menghampiri, Sebaiknya kita menghindari waktu kosong, karena kekosongan tersebut akan membuat kita semakin galau. Carilah kesibukan, isilah waktu kosong anda dengan hal-hal yang bermanfaat misalnya belajar, membaca buku, pergi ke masjid, membersihkan rumah, membaca al-qur'an dan sebagainya.

5. Jangan Mendengarkan Lagu-lagu yang berirama sedih atau galau
Lagu-lagu yang berirama sedih akan semakin membawa kita dalam kesedihan sehingga akan sulit untuk move on.  Sebaiknya mendengarkan lagu yang berirama gembira, member semangat atau lebih baik lagi jika mendengarkan lagu religi, murotal, atau tilawah Qur’an.

6. Segala Ujian adalah tingkat kenaikan derajat.
Sadari dan pahamilah bahwa setiap ujian yang Allah turunkan kepada kita merupakan cara Allah untuk menaikkan derajat kita.
"Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan."
(Qs  3 Ali 'Imran ayat 186)

7. Kembalikan semua kepada Allah SWT
Teruslah berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT. Karena jika segala upaya telah kita lakukan tetapi kegalauan tak kunjung hilang, maka hanya dengan berdoa dan berdzikirlah yang akan membuat hati menjadi tenang.
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram."
(Qs 13 Ar-Ra'd ayat 28)

Semoga Bermanfaat...:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar