Beranda, Islami, Quotes, Syair, Doa,

Minggu, 18 Januari 2015

Kota Cantik, Istanbul



Yahh...Itulah Istanbul, kota cantik di  dua benua, hmmm...kota impian. 

Kota yang memiliki luas 5.343 km² ini merupakan kota terbesar di Turki yang menjadi jantung ekonomi, budaya dan sejarah negara ini. Bukan hanya itu istanbul juga merupakan kota penting yang diungkapkan dalam hadist tentang Akhir Zaman oleh Nabi (SAW) dalam dua hal terkait peranannya di dunia dan kepentingan sejarahnya. Di istanbul banyak terdapat peradaban islam dan mempunyai latar belakang sejarah yang menakjubkan. Istanbul terkenal dengan negara menara masjid. Dan yang satu ini jelas merupakan karakteristik paling unik milik Turki secara umum, dan Istanbul secara khusus. Secara geografis, setengah dari Istanbul berada di kawasan Benua Eropa, sementara setengah lainnya berada di kawasan Benua Asia. Kedua kawasan ini dipisahkan oleh Selat Bosforus yang dihubungkan dengan sebuah Jembatan Bosforus sepanjang 1,5 kilometer. itulah alasan kenapa  banyak orang menyebut istanbul sebagai kota cantik di dua benua.

Selain itu di Istanbul turki juga memiliki tempat wisata dan jejak kekayaan islam yang begitu menakjubkan.
Berikut beberapa tempat menarik yang ada di kota Istanbul, Turki :

Sultan Ahmet Mosque (Blue Mosque)


Lokasi Masjid Sultan Ahmad berhadapan dengan Hagia Sophia (Aya Sofya) dan hanya dibatasi oleh taman kecil. Kedua bangunan megah ini menjadikan Istanbul sebagai salah satu kota dengan bangunan terindah. Gabungan antara desain Islam dan Byzantium yang kompleks, Masjid Sultan Ahmad memberikan gaya arsitektur yang luar biasa.

Dengan enam menara yang menjulang tinggi dan dilengkapi oleh tidak kurang dari 30 kubah, Masjid Sultan Ahmad terlihat sangat cantik dan megah. Bangunan dalam Masjid berbentuk area luas dan tinggi yang dihiasi dari 20,000 keramik berwarna biru. Keramik berwarna biru tersebut adalah keramik biru iznik terbaik yang ada pada masanya. Oleh karena itu, Masjid Sultan Ahmad sering disebut juga sebagai Masjid Biru”.

Ah,,ingin rasanya sholat berjamaah di Blue Mosque, :)

Hagia Sophia (Aya Sofya)

Berawal sebagai gereja lalu Masjid dan sekarang berfungsi menjadi museum, Hagia Sophia (Aya Sofya) adalah simbol utama bagi kota Istanbul. Hagia Sophia dibangun oleh Eastern Roman Emperor Justinian I pada 537 M. Masa pemerintahan Eastern Roman Emperor Justinian I adalah masa kejayaan Romawi. Desain Byzantium pada Hagia Sophia adalah yang terbaik dan menjadi gereja terbesar di dunia selama hampir 1,000 tahun.

Meskipun Hagia Sophia berubah fungsi menjadi Masjid, berbagai ornamen gereja yang ada tetap dipertahankan. Oleh karena itu, jika saat ini kamu berkunjung ke Hagia Sophia, kamu akan melihat lukisan Bunda Maria bersanding dengan lambang Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut menunjukkan tingkat toleransi yang tinggi dari Sultan Muhammad, sebagai penakluk Konstantinopel dan pemimpin umat Islam pada saat itu, untuk tetap saling menghargai dan menghormati.

Topkapi Palace

Topkapi palace merupakan bekas istana tempat kediaman sultan utsmaniyah yang sekarang menjadi salah satu museum populer di Istanbul. Museum yang di lengkapi dengan berbagai barang-barang peninggalan dunia islam seperti pedang dan jubah Nabi Muhammad SAW. Museum ini juga telah ditetapkan sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO.

Süleymaniye Mosque

Masjid Sulaiman adalah Masjid terbesar di Turki yang didesain oleh arsitek handal, Mimar Sinan, pada 1550 M. Selain tempat Shalat berjamaah, di area Masjid ini pun terdapatcaravanserai (area untuk berjalan kaki), tempat seminar, madrasah, rumah sakit, dapur, dan tempat tinggal istri Sultan Sulaiman yang bernama Roxelane.

Dolmabahce Palace

Istana Dolmabahce menjadi tempat tinggal enam Sultan dan keluarganya juga sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Turki sejak 1856 M hingga 1922 M. Namun, antara tahun 1887 M hingga 1909 M, tempat tinggal Sultan dan keluarganya juga pusat pemerintahan adalah di Istana Yildiz. Istana Dolmabahce adalah tempat tinggal dari Sultan Turki yang terakhir. Selanjutnya, Mustafa Kemal Attaturk menjadikannya sebagai Istana Presiden dan pusat pemerintahan Republik Turki. 

Istana Dolmabahce dibangun pada tahun 1843 M hingga 1856 M atas perintah Sultan Abdulmecid I. Area Istana awalnya adalah pantai dari selat Bosphorus, lalu diaklamasi secara bertahap. Arsitek yang membangun Istana Dolmabahce adalah tiga arsitek dari keluarga Balyan, yaitu Haci Said Aga, Nigogayos Balyan, dan Evanis Kalfa. Pembangunan Istana ini menghabiskan biaya yang sama dengan 35 ton emas. Sebanyak 14 ton emas digunakan untuk menghiasi tembok Istana Dolmabahce seluas 110,000 m2. 
Dengan luas 45,000 m2, Istana Dolmabahce menjadi Istana terluas yang ada di Turki. Dibandingkan Istana Topkapi yang dihiasi oleh keramik iznik dan ukiran khas Ottoman, hiasan Istana Dolmabahce lebih didominasi oleh emas dan kristal. Bohemian Crystal Chandelier terbesar di dunia yang ada di aula utama Istana adalah hadiah dari Ratu Victoria. Bohemian Crystal Chandelier itu memiliki 750 lampu dengan berat 4.5 ton. Di Istana ini terdapat tangga besar yang terbuat dari kayu mahogany yang dihiasi oleh kristal baccarat dan kuningan. Istana Dolmabahce memiliki koleksi kristal bohemian dan baccarat yang paling banyak di dunia.

Grand Bazaar

Grand Bazaar yang memiliki 3,000 toko dibangun pada 1461 M oleh Sultan Muhammad (Muhammad Al Fatih) dan menjadi pemberhentian terakhir dari “jalur sutra”. Di lokasi ini terdapat ribuan toko yang menjual perhiasan, tekstil, keramik, perak, karpet, berbagai produk berharga dan aneka produk lainnya. Setiap hari, Grand Bazaardikunjungi oleh lebih dari 500,000 konsumen. Dari awal terbentuknya hingga saat ini, lokasi ini selalu ramai dengan berbagai aktifitas perdagangan.

Bertahannya Grand Bazaar menghadapi perkembangan jaman merupakan pelajaran yang berharga. Fungsi utama dari Grand Bazaar sebagai pusat perdagangan tetap dipertahankan hingga saat ini, sehingga selalu memberi manfaat ke banyak orang dan keberadaannya sangat berarti.

Spice bazaar

Spice bazaar merupakan bazaar yang khusus menjual makanan dan rempah-rempah turki, jika ingin menikmati kopi khas Turki, di bazaar inilah kita dapat membeli langsung di kedai pengolahannya.

Hippodrome

Hippodrome artinya tempat pacuan kuda. Hippodrome yang terdapat di Turki merupakan bekas tempat pacuan kuda yang dibangun oleh kaisar romawi pada masa kekaisaran byzntium. Namun sekarang yang tersisa hanya beberapa tugu monumen saja salah satunya obelisk mesir.

Bosphorus 

Bosphorus adalah sebuah selat yang memisahkan Turki bagian eropa dan bagian asia, selat ini juga menghubungkan anata laut marmara dengan laut hitam. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar