Beranda, Islami, Quotes, Syair, Doa,

Rabu, 07 Januari 2015

Jodohku,,, Dalam Doa Kita Bertemu


Tiga muslimah yang bangga dengan hijab syar'i nya tengah melepas rindu di sebuah ruang tamu. Maklum, telah lama mereka menantikan saat-saat bisa berkumpul bersama. Ketiganya terlihat sedang asyik menanyakan kabar, berbagi pengalaman hingga bersama mengukir mimpi-mimpi mereka. Tiba-tiba salah seorang diantara mereka berkata, "Pokoknya saya ingin punya anak minimal tiga". Sontak kami tertawa kemudian dengan wajah malu-malu kami mengamini. Dari kalimat itulah yang mengantarkan mereka bertiga dalam sebuah diskusi kecil dengan topik "Jodoh". Ya... Jodoh, sebuah kata yang selalu asyik di perbincangkan. Apalagi oleh muslimah-muslimah seumuran mereka. Usia mereka sekitar 22 tahun, kalau orang bilang usia yang sudah sepantasnya menikah. Karena ibarat bunga mawar, dia telah mekar dengan indah dan siap di petik untuk di simpan di sebuah vas yang indah pula. 

Beberapa menit telah berlalu, perbincangan mereka semakin seru karena mereka saling berbagi cerita satu sama lain. Hingga seorang dari mereka menitikkan air mata saat bercerita. Bagaimana tidak, dia yang telah mantap dengan seorang ikhwan tidak mendapat restu dari kedua orang tuanya. Dan menurutnya alasan dari kedua orang tuanya tidak begitu sesuai dengan apa yang dia percayai selama ini. Kebanyakan orang mengatakan kalau orang tuanya masih menganut adat kejawen. Dari cerita sahabat tersebut, sahabat yang lain pun menasihati, mereka berdiskusi tentang bagaimana menghadapi persoalan seperti itu dalam islam. Dan beberapa yang dapat disimpulkan adalah sebagai berikut :

1. Jangan pernah mencintai seseorang melebihi cintanya kepada Allah SWT. Agar tidak terlarut dalam kesedihan.
“ Dari Anas r.a. dari Nabi saw. Bersabda: “ Barang siapa ada tiga perkara padanya, ia telah mendapatkan manisnya iman, yaitu hendaklah Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai olehnya dari apa yang selain keduanya, hendaklah ia mencintai dan membenci seseorang semata karena Allah, dan hendaklah ia benci untuk kembali kepada kekafiran, sebagaimana ia benci jika akan dicampakkan ke dalam neraka”. (H.R. Bukhari Muslim)
2. Jodoh, rejeki, maut itu sudah ada yang mengatur. Jadi jangan khawatir tidak mendapatkan jodoh. Jodoh tidak akan tertukar ukhti..
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri. (QS. Ar-Rum [30] : 21)
Dan Kami menciptakan kalian berpasang-pasangan.(QS. An-Naba’ [78] : 8)
3. Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan sebaliknya.
“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)
4. Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya, jadi sebaiknya patuh kepada orang tua selama orang tua tidak menyimpang dari agama dan kebaikan.
Allah SWT berfirman, “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti mereka, dan pergaulilah mereka di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lantas Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Qs. Luqman: 15). 
5. Sesuatu yang kita anggap baik belum tentu baik untuk kita. 
Seperti firman Allah, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (Al-Baqarah: 216) 

Jangan khawatir jika jodoh tak kunjung datang, karena sesungguhnya dia sedang dalam perjalanan menjemput kalian. Dalam doa kalian telah bertemu, dan dalam penantian sibukkanlah dirimu dalam memperbaiki diri. Semangat memperbaiki diri Ukhti... Bismillah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar