Dahulu kala hiduplah seekor kelinci yang sangat sombong,dia selalu memamerkan kecepatan berlarinya,setiap ada hewan lain yang bertemu dengan nya dia selalu menyombongkan diri.
Pagi hari yang cerah si kelinci sedang asyik bersandar di bawah pohon yang rimbun sambil memakan wortel kesukaannya. Di dapatinya seekor kerbau yang sedang asyik memakan rumput lalu si kelinci menghampiri si kerbau..”hey kamu kerbau. panggil si kelinci pada si kerbau”. ada apa kelinci? sahut si kerbau..lalu si kelinci berkata..untuk apa kamu makan banyak rumput?? kalau ternyata rumput itu hanya membuat tubuh mu semakin gemuk dan semakin sulit engkau untuk berlari..coba kamu lihat aku..tak banyak makan dan lari ku pun begitu cepat. ucap si kelinci dengan sombongnya,aku tak perduli dengan kecepatan berlarimu balas sang kerbau..hhuuhh..dasar kau kerbau pemalas..gerutu si kelinci sambil pergi berlari..
Ketika sedang asyik berlari. Di dapatinya seekor kura-kura yang sedang asyik berjalan. "Hey kamu kura-kura, Jalan mu sangat lambat kura-kura." Ledek si kelinci kepada kura-kura. Dengan santai si kura-kura menjawab " aku lambat berjalan karena aku harus membawa tempurung ku yang berat, tapi walau pun begitu aku sangat menikmatinya karena tempurung ini adalah pelindung ku." Maksud mu pelindung apa?? Tanya si kelinci. "Tempurung ini bisa ku jadikan sebagai rumah ku,tempurung ini juga bisa melindungi ku dari serangan hewan buas." jawab si kura-kura..
Merasa di ledek si kelinci pun menantang si kura-kura untuk berlomba lari. "Baik lah kalo itu kelebihan mu. Tapi dengan kelebihan mu itu ada yang tak bisa kamu lakukan kura-kura, kamu tak bisa berlari cepat seperti aku." ucap si kelinci. kura-kura hanya tertunduk berusaha tak menghiraukan ucapan si kelinci. Kura-kura sedikit ragu karna dia sadar betul kalau dia pasti tak akan mampu menandingi kecepatan lari si kelinci. tapi apa bila dia tak mencobanya itu berarti dia telah menyerah sebelum mencoba. Maka kura-kura pun menyetujui tantangan si kelinci. Perlombaan pun di mulai, secepat kilat si kelinci berlari sementara si kura-kura masih terengah-engah. Matahari sedikit lebih tinggi tapi si kura-kura pun tak nampak. Si kelinci berlari perlahan "Hahaha dasar kura-kura lamban dia tak akan mampu menandingi kecepatan ku", ucap kelinci dalam hati. Karena lama menunggu si kelinci merasa bosan akhirnya dia bersandar di bawah pohon yang rindang sambil mengunyah makanan. Angin sepoy-sepoy membuat si kelinci merasa mengantuk dan dalam sekejap si kelinci terlelap. Waktu terus berjalan. Si kura-kura terus berusaha melanjutkan perlombaan dengan masih terengah-engah. Ia terus melanjutkan langkahnya tanpa istirahat sedikit pun. Ketika sedang melanjutkan langkahnya si kura-kura terkejut melihat si kelinci yang sedang asyik terlelap tidur di bawah pohon. Tanpa menghiraukan si kelinci yang terlelap, si kura-kura terus menajutkan langkahnya dan terus mempercepatnya. Hingga kura-kura berhasil memenangkan perlombaan dan kelinci akhirnya meminta maaf karena telah sombong.
Dari cerita di atas dapat kita ambil beberapa pelajaran.
1. Janganlah bersikap sombong karena kesombongan akan merugikanmu.
"Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung." (Q.S Al-Isra’: 37)
2. Segala sesuatu pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadikan setiap kekurangan dan kelebihan itu untuk tetap bersyukur.
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”.
(Q.S At-Tiin : 4)
3. Jangan Menyerah sebelum berusaha atau mencoba segala sesuatu.
Jadilah seperti kura-kura yang tidak sombong dan tidak berkecil hati akan kekurangannya. Tetapi malah bersyukur atas kekurangannya tersebut. Karena di sisi lain kekurangan itu adalah menjadi kelebihannya. Serta jangan pernah menyerah sebelum mencoba, hasil usaha keras bersama dengan doa akan berbuah manis nantinya.
Semangat Memperbaiki Diri..:)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar