Oleh : Mada Nofiati
Dulu kau bukan
siapa-siapa dan bukan apa-apa
Aku mengenalmu ala kadarnya
Gadis berkhimar panjang yang hanya aku
lihat dari sudut mata
Wajah tak berpoles sederhana tak bermakna
Aku yang dulu berlenggok bak putri raja,
semua terpana berdecak kagum menatapku
Apa yang tak bisa ku raih? gelimang harta,
wajah molek menawan
Ah, hidup bagaikan di awang-awang
Namun hati tetap hampa, kosong, kering tak
berpelumas,
terasa kaki ini tak menapak di bumi,
langkah bagaikan tak berarti
Sebuah kisah bagian takdir menyapa
Kisah yang ditulis olehNya tuk bangunkan
aku dari kefanaan, kembali pada fitrah penciptaan diri
Aku yang kala itu terjatuh
Sekedar berdiri pun penuh peluh
Tak ada teman berpegang, apalagi menarikkuu
bangkit
Sang Maha menuntunmu padaku
Senyum teduhmu yang dulu bukan sesuatu, sanggup hilangkan dahaga
Kau tarik aku dari gelap dan duka
Kau usap air matamu saat matamu berkaca
Kau obati lukaku saat hatimu pun terluka
Kau rasakan semua apa yang ku rasa
Kau tuntun diri ini bagai menuntun dirimu
sendiri
Lembut, terarah, dan bermakna
Kau ajak aku bertafakur
Kau ingatkan aku tuk bermunajat
Kau bawa aku bertaubat
Kau iringi aku dalam langkahNya
Kini kita melangkah bersama menapaki
kehidupan istiqomah menuju Jannah
Kini kau apa-apa dan siapa-siapa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar